JAKARTA, HARIANPOS.ID – Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA Mathla’ul Anwar) melalui Ketua Umum Ahmad Nawawi, mengapresiasi sikap tegas Presiden Prabowo yang menginstruksikan TNI AL melalui Panglima TNI untuk segera membongkar pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 KM di sepanjang pantai Kabupaten Tangerang, Banten.
“Kami berterimakasih dan mengapresiasi sikap tegas Presiden Prabowo yang telah menginstruksikan TNI AL untuk segera membongkar pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 KM di Kabupaten Tangerang”, kata Nawawi.
Nawawi juga menyatakan, bahwa langkah tegas Presiden Prabowo tersebut bukan sekedar persoalan membongkar pagar bambu di laut, tapi menegaskan bahwa negara bersama Presiden Republik Indonesia hadir untuk menjaga segenap tumpah darah dan kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tidak boleh disepelekan oleh pihak manapun.
“Ini bukan sekedar persoalan membongkar pagar bambu di laut, tapi menegaskan bahwa negara bersama Presiden Republik Indonesia hadir untuk menjaga segenap tumpah darah dan kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Nawawi.
Selanjutnya Nawawi juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung langkah tegas Presiden Prabowo menata situasi negara kembali ke posisi yang baik dan benar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung langkah tegas Presiden Prabowo, untuk menata situasi negara kembali ke posisi yang baik dan benar, yang diharapkan memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia”, pungkas Nawawi.
Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 600 personel TNI Angkatan Laut (AL) bersama warga Tanjung Pasir, Tangerang, Banten, membongkar pagar laut sepanjang lebih dari 30 km, yang sebelumnya disegel oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Pembongkaran ini dipimpin langsung Komandan Pangkalan Utama AL (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto. Pembongkaran tersebut dilakukan pada Sabtu (18/1/2024), puluhan kapal TNI AL dan nelayan membongkar pagar yang terbuat dari bambu dengan cara merobohkan. Mereka mengikatkan tali pada pagar, kemudian menarik sampai roboh.
Laporan : Gan













