Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Nasional

GEMA Mathla’ul Anwar Apresiasi Kebijakan Mendes PDT Tentang Pendamping Desa, Irwandi : Seharusnya Memang Tidak Rangkap Jabatan

badge-check


					GEMA Mathla’ul Anwar Apresiasi Kebijakan Mendes PDT Tentang Pendamping Desa, Irwandi : Seharusnya Memang Tidak Rangkap Jabatan Perbesar

SERANG, HARIANPOS.ID – Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA MA) Provinsi Banten mengapresiasi Kebijakan yang diambil oleh Yandri Susanto selaku Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tentang Pendamping Desa yang dilarang rangkap jabatan dan diperintahkan fokus pada pekerjaan pokoknya membangun desa. hal tersebut disampaikan ketua GEMA MA apoteker Irwandi seusai tarawih bersama di Masjid Ats Tsauroh Kota serang, Jumat (7/3/2025).

Irwandi mengapresiasi kebijakan yang dikeluarkan Mendes PDT Yandri dinilai sangat tepat dan dapat mengembalikan marwah pendamping desa yang begitu mulia, “terutama untuk efektivitas pembangunan di desa sudah seharusnya memang pendamping desa tidak rangkap jabatan, agar lebih fokus dan serius dalam membangun desa”, ungkapnya

Rangkap jabatan kata apt.Irwandi akhirnya membuat mereka (Pendamping Desa-red) tidak fokus dalam kerja-kerjanya di lapangan, hal tersebut mengakibatkan marwah pendamping desa dan nama baik sebagai profesi mulia ini tercoreng, baik yang rangkap jabatan sebagai aparat desa, PNS/P3K, Guru Honorer, apalagi mereka yang rangkap jabatannya masuk di politik praktis, sebagian ada juga yang pernah menjadi caleg, atau pernah menjadikan pendamping desa sebagai kendaraan politik praktisnya di pemilihan kepala desa.

Dengan rangkap jabatan lanjut apt.Irwandi akhirnya pendamping desa tidak mampu memaksimalkan perannya yang seharusnya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. “Karena pendamping desa yang fokus nantinya diharapkan dapat memaksimalkan ide-ide briliannya dalam berinovasi, baik di sektor ekonomi kreatif, ketahanan pangan, pemerataan sosial, pendidikan, dan reformasi administrasi”, harapnya.

“Intinya saya sangat setuju, saya mengapresiasi kebijakan pak menteri, sudah benar itu, rangkap jabatan akan mengakibatkan pendamping desa tidak independen lagi, mengikis integritas dan profesionalitas dalam melakukan kerja-kerjanya sebagai pendamping desa”, tutup apt.Irwandi. ***

 

Laporan : Wan

Baca Lainnya

Generasi Mudah Mathla’ul Anwar Apresiasi Pembukaan Segel Rumah Doa Jemaat Pouk Tesalonika di Kabupaten Tangerang

8 April 2026 - 10:43 WITA

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar Apresiasi Kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

22 Februari 2026 - 22:11 WITA

Press Release DPP GEMA Mathla’ul Anwar: Kedudukan Polri Dibawah Komando Langsung Presiden Sesuai Amanat Reformasi

29 Januari 2026 - 05:08 WITA

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar dan Menteri Kehutanan Sepakati Pengembangan Best Practice Pengelolaan Mangrove di Mauk, Tangerang

16 Januari 2026 - 14:56 WITA

Trending di Nasional