WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Wakatobi melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) digelar selama tiga hari mulai tanggal 19-21 Maret 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan di depan aula gedung wanita itu dilaksanakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ramadan dan idul fitri 1446 hijriyah.

Kepala Dinas Ketapang, Sulaeman mengatakan, pangan murah yang dilakukan hari ini sebagai tindak lanjut surat Disketapang Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor 500.1.3/299/2025 tanggal 5 maret 2025 tentang pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebagai rencana aksi 100 hari Quic Win ASR Hugua dalam menjalankan tugasnya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara.
Tujuannya yakni, menyediakan pangan bagi masyarakat Wakatobi dengan kualitas yang baik dengan dibawah harga pasar, serta pengendalian inflasi daerah selama periode HBKN puasa dan idul Fitri tahun 2025.
Lanjut Sulaeman, kegiatan selama tiga hari tersebut menyediakan bahan pokok seperti beras 5 kg sebanyak 2 Ton, telur, dan minyak goreng kemasan 2 liter.
“Melalui kegiatan GPM ini kita sediakan beras kemasan 5 kg dengan harga 60 ribu, sementara harga di luar bisa mencapai 85 sampai 90 ribu,” ujar Sulaeman, Rabu (19/3/2025)
Selain itu, telur dijual dengan harga 58 ribu per satu rak dan minyak goreng kemasan 2 liter seharga 47 ribu.
Laporan : Gan













