WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Wakatobi kocar-kacir berlarian saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Pancasila ke-80 di Alun-alun Merdeka Wangi-Wangi pada hari Senin (2/6/2025).
Dalam pantauan media, para ASN meninggalkan barisan upacara disebabkan guyuran hujan yang cukup deras saat usai pengibaran bendera merah putih.
Tindakan tersebut kemudian mendapat respon tegas dari Bupati Wakatobi, Haliana, yang langsung menyemprot ASN secara terbuka di tengah upacara.
“Teman-teman ASN yang berteduh, silakan kembali ke barisan! Kita sedang melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila,” serunya dengan tegas.
“Jangan berteduh! Kita harus berikan contoh yang baik kepada generasi muda. Anak-anak sekolah saja bertahan, masa kita kalah,” sambungnya.
Ia lalu memperingatkan, tanpa para pejuang dan pahlawan, masyarakat Wakatobi tidak mungkin hanya sekedar melaksanakan seremoni upacara.
Teguran Haliana kemudian membalikkan kembali keadaan, para ASN yang sebelumnya berteduh perlahan mulai kembali ke barisan, menunjukkan kepatuhan terhadap instruksi langsung dari kepala daerah sekaligus saat itu bertindak sebagai inspektur upacara.
Kemudian upacara tetap berlangsung dengan khidmat hingga selesai di tengah gerimis, dan ditutup dengan pembacaan sambutan resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudian Wahyudi, yang dibacakan langsung oleh Bupati Haliana.
Laporan : Gan













