Menu ✖

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Sulawesi

Bupati Haliana Bacakan Pidato Mendikbud Ristek Saat Upacara Hardiknas di Wakatobi

badge-check


					Bupati Haliana Bacakan Pidato Mendikbud Ristek Saat Upacara Hardiknas di Wakatobi Perbesar

WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Bupati Wakatobi, Haliana membacakan Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi (Menristek) saat upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/2024) di Alun-alun merdeka Wangi-Wangi.

Dalam pidato itu, Haliana menyampaikan kesan perjalanan Mendikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim selama menjalankan tugasnya kurun waktu lima tahun lamanya.

 

Curah pria kelahiran Singapura itu melalui pidato yang dibacakan orang nomor satu Wakatobi, menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkannya tentang tantangan dan kesempatan untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

 

Ia mengatakan, bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar, juga bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran

 

“Pada awal perjalanan kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan, bahkan rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan,” curah Nadiem dalam pidato yang dibacakan Haliana

Bukan hanya itu, Pendidikan di Indonesia harus melalui masa pandemi yang sangat panjang dan  berdampak pada proses belajar mengajar serta cara hidup yang drastis.

Lanjutnya, akan tetapi dengan bergotong-royong semua tantangan mulai dilewati, dan pendidikan Indonesia telah menuju ke arah yang benar.

“Kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka belajar di kelas, kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani melakukan hal-hal yang baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal  dan menilai murid-muridnya, kita sudah menyaksikan lagi mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas hanya di dalam kampus, dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya kreatif  karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi,” ujarnya.

Ia pun menuturkan, lima tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalan tugas memimpin gerakan merdeka belajar, juga bukan waktu lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh.

“Tugas kita belum selesai, semua yang yang telah jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan,” isyarat Nadiem bahwa lima tahun masa jabatan sebagai Mendikbud Ristek akan segera berakhir.

“Saya titipkan merdeka belajar kepada anda semua para penggerak perubahan yang tidak pernah mengenal  kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan,”  Tutup Haliana mengakhiri pidato Hardiknas.

 

Laporan : Gan

Baca Lainnya

Politisi PKB Wakatobi Salurkan Bantuan Perikanan Kepada Sejumlah Nelayan

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Hadirkan Kemudahan Pelayanan dan Informasi, DPMPTSP Launching Sisi Lain Wakatobi

3 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Terjadi Pembusuran Remaja di Wasima, Polisi Akan Dalami Kasus

23 September 2026 - 09:14 WITA

Disperindag Wakatobi Ajak Lurah dan Kades Diminta Terlibat Penyaluran Minyak Tanah

20 September 2026 - 15:20 WITA

Trending di Wakatobi