Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Kendari

Peringati September Berdarah, Sejumlah Mahasiswa Tampilkan Dua Pocong

badge-check


					Peringati September Berdarah, Sejumlah Mahasiswa Tampilkan Dua Pocong Perbesar

KENDARI, HARIANPOS.ID – Sejumlah mahasiswa tergabung dalam gerakan September hitam gelar cipta kondisi memperingati mendiang Randy-Yusuf di perempatan kampus, kelurahan lalolara, kecamatan Kambu, Kendari, Sultra, Minggu 15 September 2024.

Dalam gerakan September Hitam ini menampilkan pagelaran dua pocong, mural hingga poster dua mendiang mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas tertembak saat 26 September 2019 lalu.

Koordinator September Hitam, La Ode Muhammad Safaat mengatakan, aksi kali ini di inisiasi oleh sejumlah Mahasiswa yang sebelumnya pernah terlibat dalam gerakan September Hitam.

“Bahwa gerakan September Hitam itu di inisiasi teman-teman yang memang sudah rutin terlibat dari aksi September Hitam pertama,” kata safaat saat dihubungi media ini.

Lanjut, kata dia, aksi September Hitam ini pertama kali dilangsungkan pada tahun 2021 hingga setelah itu terlaksana di tahun 2022 untuk kedua kalinya. Namun tak terlaksana di tahun 2023 disebabkan beberapa kesibukan. Hingga terlaksana kembali di tahun 2024 ini.

Sambungnya, aksi pagelaran dua pocong ini bermakna simbolik. Tujuannya untuk kembali mengingatkan bahwa pernah ada tragedi pada 2019 lalu yang menewaskan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo.

“Sebenarnya di aksi simbolik itu kita mau tunjukkan terhadap masyarakat bahwa memang di 2019 itu ada peristiwa,” Sambungnya.

Sementara itu, Safaat menegaskan, pihaknya tidak terlalu memikirkan tanggapan miring dari pandangan-pandangan segelintir orang mengenai kegiatan yang diselenggarakannya.

“Kalau saya mengabaikan. Saya selalu abaikan pandangan-pandangan negatif seperti itu. Saya tidak menyalakan persepsi teman-teman seperti itu,” pungkasnya.

Diketahui, pihaknya bakal terlibat dalam aksi September Hitam pada 26 September 2024 mendatang.

 

Laporan : Revamigusmewa

Baca Lainnya

Kohai INKAI Wakatobi Sabet 8 Medali Emas Lomba Karate Champions 2025

15 September 2025 - 10:15 WITA

Berikut Nama dan Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada Tahun 2024 se-Sultra

24 September 2024 - 07:04 WITA

Kapal TB. L. Maritime Bermuatan Nickel Ore 7.500 MT Disita Lanal Kendari

5 September 2024 - 17:02 WITA

Dianggap Tak Sesuai Prinsip Demokrasi, Ketua KNPI Sultra Serukan Menangkan Kotak Kosong

3 September 2024 - 23:45 WITA

Trending di Kendari