WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Beroperasinya kembali Pabrik Es di pulau Tomia diharap bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perikanan di Kabupaten Wakatobi.
Hal itu diutarakan Bupati Wakatobi, Haliana saat kunjungan kerjanya bersama rombongan di lokasi pengoperasian Pabrik Es di Dapil Kabupaten Wakatobi pada hari Selasa (11/2/2025).

Bupati Wakatobi, Haliana melakukan foto bersama di lokasi pengoperasian es balok di pulau Tomia
Ia menyambut baik beroperasinya kembali Pabrik Es Tomia sehingga bisa mendukung kebutuhan es balok untuk para nelayan sekitar pulau Tomia dan Binongko, bahkan pulau Kaledupa dan Wangi-wangi.
Ujar Haliana, sarana rantai dingin ini diharap bukan hanya mendukung keperluan pelaku perikanan tetapi juga dapat menjadi solusi keuangan daerah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wakatobi, Saoruddin mengatakan, Pabrik Es Tomia masuk dalam Kegiatan Menu Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024.
“Kita mentargetkan awal tahun 2025 bisa beroperasi sesuai harapan dan dalam beberapa hari ini sudah siap dipasarkan dengan kualitas yang baik dan harga terjangkau untuk para nelayan,” terang Saoruddin.
Sementara itu, Kabid Penguatan Daya Saing (PDS) Dinas Perikanan, Hardin menyampaikan sudah ada empat tenaga teknis perwakilan dari UPTD Dinas Tomia yang telah disiapkan dan telah di latih oleh teknisi profesional dari Makassar sehingga nanti Pabrik Es ini akan di kelola oleh UPTD Perikanan Pulau Tomia.
Jelasnya, kapasitas mesin Pabrik Es adalah 204 balok per kali produksi (7 Ton). Menurut teknisi Pabrik Es, untuk running test awal dibutuhkan lama produksi 2 x 24 jam dan untuk produksi selanjutnya 1 x 24 jam.
Dalam kunjungannya tersebut turut hadir Ketua DPRD dan anggota, Sekretaris Daerah, Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030, serta kepala OPD Kabupaten Wakatobi.
Laporan : Gan













