WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Dijeda istrahatnya melakukan halal bihalal di pulau Tomia, Bupati Wakatobi, Haliana melakukan sharing diskusi dan motivasi bersama Gen Z di puncak Kahiyanga, Senin (7/4/2025).
Didampingi Wakilnya Safia Wualo, Kepada Gen Z Haliana menyampaikan, tiap orang yang berhasil adalah mereka yang mampu mengatasi gengsi, mengatasi tekanan batin, dan tekanan pribadinya.
Kata dia, Gengsi tidak akan pernah menghasilkan apa-apa, justru itu akan menambah beban.
Ia pun mengajak pemuda agar jangan terlalu bermimpi untuk masuk ke zona nyaman. Karena menurutnya, zona nyaman kadang-kadang membuat terlelap, pada akhirnya pemuda tidak pernah mau untuk berinovasi.
“Jangan pernah seakan-akan kita katak dalam tempurung melihat dunia ini begitu sempit. Atau bahkan kadang-kadang kata pepatah semut di seberang pulau kita lihat, gajah di pelupuk mata kita tidak mampu kita lihat,” ucapnya.
Tegasnya, ada banyak peluang kerja di luar daerah, tetapi sebagai masyarakat Wakatobi tidak boleh menutup mata bahwa di Wakatobi juga ada peluang untuk berpenghasilan.
“Apakah di kampung kita tidak ada, banyak. Cuma apa penyakit kita, gengsi. Saya mantan pegawai, jadi penjual telur. Yang saya lakukan pertama adalah gengsi itu buang,”
Haliana lalu menyampaikan jika tidak sedikit pelaku UMKM di Wakatobi bukanlah warga lokal, diantaranya penjual es buah bisa berpenghasilan sampai 300 ribu perharinya, jika ditotal mencapai 9 juta/bulan.
Laporan : Gan













