Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Nasional

Arogan !, Pol PP Copot Atribut Muktamar Mathla’ul Anwar Berdalih Intruksi Pimpinan, Irwandi : Ini Penghinaan, Walikota Harus Minta Maaf

badge-check


					Arogan !, Pol PP Copot Atribut Muktamar Mathla’ul Anwar Berdalih Intruksi Pimpinan, Irwandi : Ini Penghinaan, Walikota Harus Minta Maaf Perbesar

SERANG, HARIANPOS.ID – Kemarahan pecah di tubuh keluarga besar Mathla’ul Anwar. Tindakan brutal Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang yang membongkar dan menerbitkan atribut Muktamar Mathla’ul Anwar XXI dengan dalih “instruksi pimpinan” dinilai sebagai sebuah penghinaan tingkat tinggi dan pelecehan terhadap organisasi Islam tertua yang lahir dari tanah Banten.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA MA) Provinsi Banten, Apt. Irwandi Suherman, melontarkan protes keras di Kota Serang, Rabu (8/4). Dengan nada meledak-ledak, ia menuntut Walikota Serang untuk bertanggung jawab penuh dan meminta maaf secara terbuka di hadapan seluruh kader.

“Ini bukan soal bendera biasa. Bendera berlogo Mathla’ul Anwar adalah bendera suci bagi kami, bagi setiap kader yang mengalir darah perjuangannya. Faham gak sih? Kota Serang lagi jadi tuan rumah hajatan besar kader se-Indonesia. Panitia sudah berkali-kali audiensi dengan Walikota. Kok bisa-bisanya berlaku semena-mena? Ini sangat memalukan!” ujar Irwandi dengan geram, Rabu (8/4).

Irwandi menyoroti kebobrokan komunikasi aparatur daerah. Ia menegaskan, jika memang ada pelanggaran prosedur, Satpol PP seharusnya menghubungi panitia terlebih dahulu. Bukan malah bertindak seperti preman yang merusak.

“Panitia ada! Walikota tahu! Kalau sejak awal dikomunikasikan, kami akan dengan hormat memindahkan sendiri. Kami patuh pada aturan, jangan main paksa. Sekarang Satpol PP justru tampil sebagai oknum perusak,” hardiknya.

Lebih lanjut, Irwandi menyebut tindakan aparatur di bawah komando Walikota Serang ini tidak ubahnya pelecehan terhadap ormas Islam yang lahir di Banten. Ia meminta agar tidak ada lagi arogansi kekuasaan yang menginjak harga diri warga Mathla’ul Anwar.

“Ini penghinaan. Walikota harus minta maaf. Jangan cuma diam. Tanggung jawab moral itu wajib. Jangan rusak suasana kebersamaan Muktamar hanya karena ulah aparat yang tidak paham adat, momentum dan harga diri,” tegasnya dengan nada tinggi.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Satpol PP dan Walikota Serang belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan keras tersebut.

 

Laporan : Gan

Baca Lainnya

Generasi Mudah Mathla’ul Anwar Apresiasi Pembukaan Segel Rumah Doa Jemaat Pouk Tesalonika di Kabupaten Tangerang

8 April 2026 - 10:43 WITA

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar Apresiasi Kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

22 Februari 2026 - 22:11 WITA

Press Release DPP GEMA Mathla’ul Anwar: Kedudukan Polri Dibawah Komando Langsung Presiden Sesuai Amanat Reformasi

29 Januari 2026 - 05:08 WITA

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar dan Menteri Kehutanan Sepakati Pengembangan Best Practice Pengelolaan Mangrove di Mauk, Tangerang

16 Januari 2026 - 14:56 WITA

Trending di Nasional