BUTON UTARA, HARIANPOS.ID – Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Buton Utara (KakanKemenag Butur), La Diri tekankan pentingnya moderasi dalam beragama.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri dialog bertema Sinergitas Umat Beragama Menjelang Pilkada Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Deklarasi Damai Forum Kerukunan Umat Beragama di Hotel Lenlin Kecamatan Kulisusu, pada Selasa (13/8/2024).
Melalui dialog yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Butur itu, La Diri mengatakan, moderasi beragama bukanlah gagasan baru melainkan telah menjadi instruktur dalam kehidupan bernegara, dan tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.
Sambung La Diri, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, maka sudah seharusnya menerapkan nilai-nilai moderasi beragama.
Adapun kaitannya dengan pemilu ujar La Diri, pemilu merupakan pesta demokrasi yang harus disambut dengan gembira. Setiap orang harus mampu mengembangkan nilai-nilai yang seimbang dan melandasi kegiatan pemilu yang mungkin akhir-akhir ini intensi dinamika politiknya sangat luar biasa.
“Kita perlu membuat dan menciptakan ruang-ruang moderat, ruang-ruang inklusif, agar supaya kita bisa toleran dengan pilihan-pilihan yang berbeda, preferensi-preferensi yang berbeda, supaya kita tetap menuju kepada tujuan yang sejati,” terangnya.
Untuk diketahui, dialog bertema Sinergitas Umat Beragama Menjelang Pilkada Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Deklarasi Damai Forum Kerukunan Umat Beragama itu dibuka langsung oleh Bupati Buton Utara yang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Agus Pria Budina. Kemudian dihadiri Kodim 1429 Kab. Buton Utara Acuk Adrianto, Kasat Bimas Polres Kab. Buton Utara Syamsudin, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kab. Buton Utara Sauli, Ketua MUI Kab. Buton Utara Alinurdin, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat.
Laporan : Tarsan











