WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Wakatobi, Eliati Haliana mengatakan wanita Wakatobi harus cerdas, berkarakter, dan punya penghasilan.
“Itulah inti nanti yg akan kita bahas bersama,” tegas Eliati dihadapan ibu-ibu pada acara Bincang Perempuan, Jumat (23/8/2024).

Menurutnya, dari segi sejarah sosial kehidupan, wanita Wakatobi telah memiliki modal awal sebagai wanita tangguh.
Wanita Wakatobi mampu bertahan hidup dan menafkahi diri dan keluarganya saat suami atau laki-laki kepala keluarga merantau ke daerah yang jauh.
Dimana dalam kondisi itu, wanita-wanita Wakatobi yang ditinggal rantau mengalami ketidak pastian sumber nafkahnya, sementara juga ada anak-anak yang menjadi tanggungan hidup.
Hal seperti itu ucap Eliati, membuat wanita Wakatobi harus berusaha bertahan hidup dengan mengerahkan kemampuan yang dimilikinya.
“Nenek moyang kita sudah punya modal yang menggambarkan bahwa kita di Wakatobi merupakan wanita tangguh,” ujarnya.
“Tidak sedikit juga orang yang telah menikah, ketika ditinggal merantau oleh suaminya, untuk menganggupin kebutuhan hidup masih menempel ke orangtuanya,” tambahnya.
Melalui giat yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Wakatobi di Pantai Wambuliga, Kecamatan Wangi-Wangi itu, Eliati mengaku jika dirinya sangat mengharapkan kehadiran ilmuan-ilmuan wanita untuk membagikan informasi kepada perempuan Wakatobi
“Mudah-mudahan materi yang disampaikan hari ini bisa menjadi tambahan ilmu buat kita semua,” tutupnya.
Laporan : Gan













