WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Wakatobi melakukan pengawasan terhadap minyak goreng merek Minyakita kesejumlah pusat belanja masyarakat.
Pengawasan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi itu dilakukan dua hari, dimana hari pertama dilakukan di pasar tradisional dan hari kedua dilakukan di Swalayan.

Hal tersebut pun dilakukan berdasarkan instruksi Kementerian Perdagangan (Kemendagri) Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Direktorat Metrologi melalui surat yang dilayangkannya tertanggal 7 Maret 2025.
Dalam instruksi tersebut, meminta agar Disperindag pada setiap tingkatan melakukan pengawasan, pengamatan, dan pemantauan terhadap BDKT dan satuan ukuran terhadap produk minyak goreng merek Minyakita.
Kepala Disperindag Kabupaten Wakatobi, Safiuddin mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan ke beberapa swalayan di Kecamatan Wangi-wangi dan Wangi-Wangi Selatan.
Tujuannya ucap Safiuddin, untuk memastikan harga dan kesesuaian takaran yang ada dalam kemasan minyak tersebut.
“Hasil dari pemantauan yang telah dilakukan selama dua hari akan kami sampaikan kepada Kementerian Perdagangan melalui link laporan yang telah disediakan,” ucapnya, Selasa (11/3/2025).
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Sulaiman mengungkapkan, pihaknya telah mendapati tujuh kemasan perusahaan berbeda yang telah mendistribusikan Minyakita di Kabupaten Wakatobi.
Diantaranya PT. Java Agri Sukses Makmur, PT. Mahesi Agri Karya, PT. Salim Ivomas Pratama TBK Jakarta, CV. Oleindo Amanah Sejahtera yYoose, CV. Berkah Abadi, PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik, PT. Smart TBK
Kemudian Kabid Metrologi, Madi Habja membeberkan, pihaknya telah menemukan kekurangan volume dalam kemasan Minyakita yang telah beredar dipasaran Wakatobi, yakni kemasan 5 liter dan 1 liter.
“Setelah dilakukan pengukuran, minyak yang diproduksi oleh CV. Berkah Abadi kemasan 5.000 ml ternyata isinya hanya 3.600 ml, kemudian kemasan 1.000 ml isinya hanya 880 ml,” ungkapnya.
Lanjut Madi, untuk kemasan dari enam produsen lainnya tidak terjadi kekurangan takaran.
“Dari 7 produsen yang masuk di Wakatobi, hanya satu kemasan yg tdk memenuhi, sementara 6 lainnya memiliki takaran yang cukup” terangnya.
“Tadi juga kita temukan yang paling bagus kualitasnya dalam takaran 2 liter di Lalan Mart,” tutupnya.
Laporan : Gan













