Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Wakatobi

Diseminasi Poassa Project: Kolaborasi Menguatkan Literasi Berbasis Pengetahuan Lokal di Wangi-Wangi

badge-check


					Diseminasi Poassa Project: Kolaborasi Menguatkan Literasi Berbasis Pengetahuan Lokal di Wangi-Wangi Perbesar

WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Komunitas Kolaborasea bersama SDN Antapia menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Poassa Project, yakni ruang berbagi hasil pelaksanaan program sekaligus refleksi bersama dalam upaya penguatan literasi anak berbasis pengetahuan lokal dan keterlibatan orang tua.

Kegiatan ini dihadiri oleh anak-anak, orang tua siswa, guru, tim pelaksana program, komunitas pendidikan, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah.

Program yang didukung oleh UnionAID New Zealand dan dilaksanakan di Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, dirancang untuk mendorong praktik literasi yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan anak-anak di wilayah kepulauan.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi, tetapi juga menumbuhkan empati, rasa percaya diri, serta kebanggaan terhadap identitas lokal.

Bunda Literasi sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Wakatobi, Eliati Haliana, mengapresiasi pelaksanaan Poassa Project yang dinilainya mampu menghadirkan pendekatan baru dalam penguatan literasi anak di sekolah.

“Ini akan melahirkan gebrakan-gebrakan baru dengan hasil yang luar biasa. Program seperti ini sudah masuk dalam lingkup sekolah perhatian. Saya berharap pihak sekolah dapat menjaga keberlanjutan kegiatan ini, dengan tetap menekankan pembentukan karakter anak-anak,” ujarnya pada Sabtu (27/12/2025).

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wakatobi, Djafar. Ia menilai Poassa Project sejalan dengan upaya penguatan literasi yang saat ini terus dikampanyekan di daerah.

“Saat ini kami mengampanyekan enam dasar literasi. Setelah saya menyimak, kegiatan ini sudah masuk pada literasi yang berkaitan dengan pemahaman lingkungan dan alam sekitar. Harapannya, program seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa berlanjut ke wilayah lain dan berkembang hingga ke tahap pelestarian budaya,” ungkapnya.

Koordinator Poassa Project, Muhammad Ikram, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan rasa kepemilikan bersama dalam pengembangan literasi anak.

“Literasi tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga tentang mendengarkan, memahami pengalaman hidup, serta menghargai pengetahuan yang tumbuh di rumah dan komunitas. Ketika orang tua dan sekolah berjalan bersama, proses belajar anak menjadi lebih bermakna,” katanya.

Kedepan, hasil dan pembelajaran dari Poassa Project diharapkan dapat menjadi rujukan dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Wakatobi dalam mengembangkan program literasi yang kontekstual, partisipatif, dan berakar pada budaya lokal.

 

Laporan : Gan

Baca Lainnya

Gelar GPM, Ketahanan Pangan Wakatobi Sediakan Beras SPHP Lima Ribu Perkilo

16 Maret 2026 - 13:28 WITA

Terjadi Abrasi di Pantai Wambuliga, Balai Taman Nasional Lakukan Peninjauan Lokasi

23 Februari 2026 - 16:31 WITA

Menjaga Sejarah Lewat Peta, KKN-T Unhas Digitalisasi Desa Wisata Liya Togo

10 Februari 2026 - 21:25 WITA

Hospitality Prima, Mahasiswa KKNT Unhas Bekali Generasi Muda Liya Togo Jadi Tour Guide Profesional

31 Januari 2026 - 19:16 WITA

Trending di Wakatobi