Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Wakatobi

Sinkronisasi Data Guru, Disdikbud Wakatobi Lakukan Bimtek Peremajaan Data ASN

badge-check


					Sinkronisasi Data Guru, Disdikbud Wakatobi Lakukan Bimtek Peremajaan Data ASN Perbesar

WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Lebih dari sembilan puluh persen data guru dengan status Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Wakatobi dinyatakan tidak sinkron.

Hal itu diutarakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kabupaten Wakatobi, La Aliwangi saat pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peremajaan Data My ASN di Aula Gedung Dharma Wanita, Kecamatan Wangi-wangi.

La Aliwangi mengungkapkan jika setidaknya ada 95 persen data guru tidak sinkron antara Dapodik dengan data yang diunggah di My ASN BKN.

Penyebabnya ucap Aliwangi, ASN lingkup Wakatobi tdk pernah meremajakan datanya. Akibatnya, banyak dari ASN guru yang mendatangi kantor Disdikbud dengan keluhan data tidak sinkron.

“Hal sepele misalkan nama La Ode tapi di my ASN ditulis LD,” ucapnya, Selasa (12/5).

“Penyebab lainnya seperti penulisan nama sekolah juga yang belum sinkron. Misalkan di dapodik nama sekolah ditulis SDN 1 Pongo, sementara di My ASN BKN ditulis SD Negeri 1,” tambahnya.

Begitupun penulisan angka satu (1) di Dapodik, namun di My ASN BKN terkadang ditulis dengan angka Romawi.

Lebih lanjut La Aliwangi mengatakan, jika saat telah masuk zaman digitalisasi, sehingga segala urusan kini melalui aplikasi. Termasuk kenaikan pangkat, penilaian kinerja, PPG, pensiun juga melalui aplikasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Wakatobi, Nurmasi meminta seluruh peserta untuk mengikuti Bimtek dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Tolong kegiatan ini menjadi perhatian serius kita semua demi perbaikan data kita semua,” tegasnya.

“Bahwa sesungguhnya semua ASN Lingkup Dinas Pendidikan harus melakukan peremajaan,” tambahnya.

Terangnya, jika beberapa waktu sebelumnya, pihaknya telah melakukan koordinasi ke Pusat, dan menemukan banyak data guru yang tidak sinkron dan perlu perbaikan.

“Kami telah melakukan koordinasi ke Pusat, dikategorikan rata-rata guru tenaga kependidikan kita yang sudah terdata di Dapodik ternyata kadang tidak sinkron dengan data di My ASN BKN,” terangnya.

Kemudian, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Wakatobi, Hasan menegaskan betapa pentingnya peremajaan data bagi ASN. Ujarnya, dalam Bimtek tersebut, Pihaknya akan fokus pada data kepangkatan, data jabatan, dan data kinerja.

“Penting untuk beberapa hal, diantaranya Pengambilan kebijakan kepegawaian, perencanaan kebutuhan pegawai, penilaian kinerja, dan pengembangan karir, serta penetapan hak dan kewajiban ASN,” katanya.

Baca Lainnya

Jual Beli Rokok Ilegal Bisa Dijerat 5 Tahun Penjara

2 Mei 2026 - 13:36 WITA

PJW Menduga Kuat Ada Oknum APH Bermain Di Lingkaran Galian C

19 April 2026 - 15:04 WITA

Gelar GPM, Ketahanan Pangan Wakatobi Sediakan Beras SPHP Lima Ribu Perkilo

16 Maret 2026 - 13:28 WITA

Terjadi Abrasi di Pantai Wambuliga, Balai Taman Nasional Lakukan Peninjauan Lokasi

23 Februari 2026 - 16:31 WITA

Trending di Wakatobi