WAKATOBI, HARIANPOS.ID – Warga Desa Lagongga Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi ramai-ramai melakukan panen raya biota laut jenis gurita hingga 63,9 kg pada Minggu (5/1/2025).
Panen raya dilakukan setelah sebelumnya warga setempat melakukan temporary closure atau pembesaran gurita secara alami di laut wilayah Desa Lagongga selama tiga bulan.


Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lagongga, Manjir mengatakan, warga dan nelayan melakukan aktivitas tangkap gurita mulai dari ukuran 0,3 kg.
Warga melakukan kegiatan tangkap tersebut setelah masa pembesaran gurita berakhir, dimana pembesaran biota laut tersebut dilakukan mulai dari tanggal 4 Oktober 2024 sampai dengan 5 Januari 2025.

Untuk memaksimalkan upaya pembesaran gurita, berbagai pihak pun telah dilibatkan dalam melakukan pengawasan secara berkala.
“yang terlibat dalam pengawasan diantaranya pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta nelayan setempat,” katanya.
Jelas Manjir lagi, bahwa selama masa pembesaran gurita, setiap orang dilarang melakukan aktivitas tangkap di area tersebut.
Pengepul di Desa Lagongga, La Jamli mencatat total keseluruhan hasil tangkap pada hari panen raya mencapai 63,9 kg. Kumdian bobot terberat perekornya yg telah ditangkap oleh warga mencapai 1,4 kg per-ekor.
Sementara itu, La Karamida selaku nelayan mengungkapkan jika setiap warga dan nelayan yang ikut serta melakukan tangkap gurita menggunakan alat seadanya seperti kai-kai dan karumba.
Untuk diketahui, kegiatan panen raya difasilitasi oleh Kelompok Nelayan Binongko (FONEB), dengan lebih dahulu dilakukan pembacaan doa secara adat di Baruga Desa Lagongga.

Acara tersebut dihadiri Perwakilan Balai Taman Nasional Wakatobi, Camat Binongko, Danramil 1413 Binongko, Polsek Binongko, dan Kepala UPTD Perikanan Bingongko, serta warga setempat.
Acara pun disaksikan oleh tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, nelayan, dan pemerintah desa, serta didukung oleh Blue Ventures Indonesia (BVI) Denpasar-Bali.
Laporan : Gan













